Tingkatkan Pelayanan, Telkomsel Bangun 120 BTS Tambahan

Ihsanarena.com - Meningkatkan kepuasan para pelanggan setia memang menjadi tujuan utama semua perusahaan yang bergerak di bidang pelayanan ataupun jasa, termasuk perusahaan penyedia layanan telekomunikasi. Dan untuk mewujudkannya, berbagai perubahan dan inovasi mesti dilakukan.

Tingkatkan Pelayanan, Telkomsel Bangun 120 BTS Tambahan

Inilah yang dilakukan oleh Telkomsel. Anak perusahaan dari Telkom Indonesia ini dikabarkan sedang meningkatkan kualitas jaringan di wilayah-wilayah terluar Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara-negara tetangga. Tak hanya kota-kota besar, operator berwarna merah putih ini pun turut memperhatikan kelancaran koneksi jaringan di wilayah perbatasan Nusantara.

Menurut informasi, Telkomsel akan menambah menara Base Transceiver Station (BTS) sebanyak 120 buah. Adanya penambahan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan komunikasi setiap lapisan masyarakat Indonesia. Dibangunnya menara tambahan ini adalah salah satu upaya yang dilakukan oleh Telkomsel untuk melancarkan terjalinnya silaturahmi masyarakat Tanah Air.

Dengan adanya menara BTS tambahan ini, pastinya masyarakat akan semakin mudah dalam menghadapi pesatnya perkembangan digital. Termasuk dalam melakukan isi ulang pulsa Telkomsel atau pulsa general secara online, di Traveloka misalnya. Mencari konter kini sudah ketinggalan zaman, meskipun terkadang keberadaannya masih saja dibutuhkan. Dengan bermodal jaringan dan kuota internet, melakukan isi ulang pulsa hp Anda di Traveloka pun semakin mudah.

Menurut Ririek Adriansyah yang menjabat sebagai Direktur Utama Telkomsel, peningkatan kualitas jaringan harus dilakukan secara merata, tak hanya sebatas di wilayah maju dan padat pelanggan. Justru yang perlu mendapatkan perhatian lebih adalah masyarakat di wilayah terpencil dan perbatasan. Jika peningkatannya merata, pasti tingkat kepuasan pun sama.

Ririek menambahkan, dengan adanya layanan telekomunikasi pada daerah-daerah terpencil ini, pihak Telkomsel berharap pembangunan daerah-daerah tersebut pun menjadi lebih diperhatikan oleh pemerintah pusat dan mampu mengalami perkembangan seperti daerah-daerah besar lainnya.

Tentunya, perkembangan ini tak sebatas pada sektor telekomunikasi saja. Perkembangan ini, menurut Ririek, haruslah dari berbagai sektor. Komunikasi yang telah terbuka haruslah menjadi penghubung bagi masyarakat dan pemerintah setempat untuk lebih mempromosikan segala aset yang dimiliki daerah tersebut. Pada sektor pariwisata misalnya, masyarakat setempat mampu mengenalkan segala tempat wisata yang ada melalui internet.

Lebih lanjut, Ririek mengharapkan dengan terbukanya akses komunikasi ini, akan turut terbuka juga peluang usaha dan lapangan kerja baru untuk menjadikan para sumber daya manusia di daerah tersebut lebih produktif. Hal ini tentu akan meningkatkan investasi dan devisa negara. “Sebagai negara kepulauan, tentunya kita harus senantiasa turut menjaga keutuhannya. Tanpa adanya akses komunikasi, menjaganya merupakan hal yang cenderung sulit dilakukan.” Ungkapnya.

Tak berhenti sampai di sini saja, terbukanya akses komunikasi pun memberikan keuntungan tersendiri bagi para penjaga keamanan Negara, seperti Tentara Nasional Indonesia (TNI). Tak hanya akses internet dan kemudahan pembelian pulsa Simpati atau pulsa general, pelaksaan segala kegiatan operasional pun akan semakin mudah, terutama untuk para tentara yang bertugas di wilayah-wilayah tersebut.

Hingga kini, Telkomsel telah berhasil mendirikan 753 menara BTS yang tersebar di berbagai wilayah Nusantara yang berbatasan langsung dengan negara-negara tetangga, seperti Malaysia, Vietnam, Singapura, Filipina, Papua Nugini, Australia, dan Timor Leste. Menariknya, sebanyak 240 menara ditempatkan di lokasi-lokasi yang bahkan tidak terjangkau akses telekomunikasi sebelumnya, dan 177 menara telah dilengkapi oleh kemampuan teknologi broadband berbasis 3G dan 4G.

Secara keseluruhan, perusahaan penyedia layanan telekomunikasi tertua di Indonesia ini telah membangun lebih dari 146.000 menara BTS yang tersebar di segala penjuru Nusantara. Provider ini pun telah sukses menjangkau sebesar 95 persen daerah di Tanah Air. Dari total angka tersebut, sebanyak lebih dari 96.000 menara memiliki jaringan 4G yang mumpuni untuk memfasilitasi para pengguna dengan jaringan yang tanpa lelet.

Inovasi dan pembaharuan ini bukanlah yang utama yang berhasil dilakukan oleh Telkomsel. Sebelumnya, perusahaan telekomunikasi ini sukses melebarkan sayap dengan menjalin kerja sama dengan salah satu produsen ponsel pintar asal China, Huawei Technologies Co. Ltd untuk mengembangkan jaringan internet berbasis 5G. Huawei pun pernah menjadi penyedia ponsel pintar untuk paket bundling internet dari Telkomsel.

Selain itu, Telkomsel juga mempublikasikan keberhasilan mereka dalam menguji coba kualitas jaringan dari Sabang hingga Merauke dengan menggunakandrone melalui program Ekspedisi Langit Nusantara atau Elang Nusa. Dengan segala prestasi yang telah diukirnya, tak heran jika Telkomsel mendapatkan predikat sebagai perusahaan operator terbaik di Indonesia.

Dalam meningkatkan kepuasan para pelanggan, Telkomsel tak hanya menawarkan berbagai bonus menarik secara offline maupun online. Menurut mereka, tanpa pemantauan dan pemeliharaan kualitas jaringan yang dilakukan secara berkala, segala bonus tersebut tidak akan ada artinya.

Dan tentunya, untuk bisa menjadi provider terbaik di Indonesia, Telkomsel lebih mengedepankan kualitas dibandingkan dengan kuantitas atau jumlah pelanggan yang berhasil mereka peroleh. Menurut mereka, banyaknya jumlah pengguna yang tidak dibarengi dengan peningkatan kualitas justru akan meningkatkan jumlah keluhan.


EmoticonEmoticon