Kisah Fantastis Hugo Barra Rela Tinggalkan Google Demi Startup Xiaomi

Ihsanarena.com - 3,5 tahun yang lalu Hugo Barra sempat membuat publik bertanya tanya dan geger, bagaimana tidak pentolan Google, Hugo Barra membuat keputusan untuk meninggalkan Google dan menerima penawaran Xiaomi untuk menjadi Vice president International.

Hugo Barra

Masalahnya kala itu kedudukan Hugo Barra di Google bukan hanya sekedar seorang karyawan saja, melainkan sebagai Vice President of Android Product Management. Dengan adanya Google yang sedang naik daun bersama Android bahkan bisa dikatakan 80% menguasai pasaran yang akan menaikkan karir Hugo Barra.

Keputusan yang amat berani dan fenomenal untuk membesarkan bayi Xiaomi menjadi perusahaan yang sukses dan disegani.

Dibalik semua itu ternyata Barra memiliki Motivasi tersendiri. lalu apa Motivasinya ?

Motivasi Hugo Barra Melepas Google dan Bergabung dengan Xiaomi


Hugo Barra merupakan pria asal brazil yang berhasil menakhlukkan Silikon Valley sebagi pusat teknologi Amerika serikat. Hal inilah yang menjadi alasan yang kuat dan merasa mampu dengan kemampuan otaknya. 

Barra terlahir di Belo Horizonte tepatnya 40 tahun yang lalu. Kemudian masuk Kuliah di Universidade Federal de Minas Gerais (EECS) dan mengambil Jurusan Tekhnik Listrik. Pada tahun 1996 Barra kembali melanjutkan studi belajarnya di salah satu Universitas favorit Massachusetts Institute of Technology (MIT), Amerika Serikat. 

Pada tahun 2000 Barra mulai berkarir dengan membuat start up yang mendalami dibidang software wireless hingga pada Maret 2008 bergabung dengan Google sebagai Group Product Manager. Melihat kecakapan Hugo Barra, Google menaikan jabatannya menjadi divisi Android dibawah pimpinan Andy Rubin yang merupakan pencetus Android pada tahun 2010. 

Pada tahun 2010 hingga 2013 Barra banyak membuat perubahan pada bidang teknologi android sampai akhirnya diangka menjadi Vice President of Android Product Management. Namun selang tidak lama kemudian pada 2013 Barra mengumumkan untuk hijrah dari Google ke Xiaomi yang merupakan perusahaan baru. 

Alasan terkuat dari perginya Barra ke Xiaomi adalah untuk mencoba hal yang baru selain itu Barra ingin merasakan hidub di Asia.

"Bagiku, ini adalah kesempatan sekali seumur hidup, sungguh sebuah pekerjaan impian. Ide untuk membangun perusahaan global dari bawah yang mungkin saja akan menjadi sama signifikan seperti Google," ucap Hugo Barra. 

Barra sendiri mengatakan bahwa ia lebih menyukai membuat sesuatu dari bawah. Di perusahaan Xiaomi tugas Barra tidaklah mudah karena Xiaomi sendiri terbialang masih bayi kala itu. 

Saat ini berkat Barra Xiaomi telah berhasil memasarkan keberbagai negara terutama Indonesia dan India.


EmoticonEmoticon